Langsung ke konten utama

Budidaya jamur tiram: tutorial bikin media tanam jamur tiram

 

   jamur tiram

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok  basidiomycota  dan termasuk kelas homobasudiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster. Menurut wikipedia Mushroom. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jamur_tiram 

A. Bahan bahan pembuatan jamur tiram sebagai berikut :

1. Serbuk gergaji

2. Dedak halus

3. Kapur

4. Air

5. Kantong plastik ukuran 18x35x0,5

6. Alat pengaduk/ skop

7. Timbangan 

8. Ember cat falcon ukuran besar

9.Plastik 3x2 m

B. Cara pembuatan media tanam jamur tiram

1. Tuangkan serbuk gergaji 

2. Takar serbuk gergaji dengan ember  falcon, total 3 ember falcon kemudian ratakan 

3. Timbang dedak halus 2 kg kurang juga bisa kisaran 1,5 kg sampai 2,5 kg per 3 ember falcon yang diisi serbuk gergaji ( takaran dedak halus:serbuk gergaji  3 ember falcon = 2 kg) kemudian campurkan dengan serbuk gergaji tadi yang sudah di ratakan aduk 3 kali

4. Timbang kapur dengan berat 0,2 gram jumlah takaran bisa 0,2 sampai 0,5 gram per 3 ember falcon

5. Aduk kembali sampai serbuk gergaji, dedak dan kapur sudah tercampur dengan merata

6. Kasih air 1 falcon atau sekitar 12 gayung

7. Aduk aduk kembali sampai air merata

8. Tutup pakai plastik atau apapun yang bisa menutupi semua bahan tadi

9. diamkan semalam (mengaduknya dari pagi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana cara membuat agribisnis berhasil?

Bagaimana Cara Membuat Agribisnis Berhasil? Agribisnis merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian global yang memiliki potensi besar untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi dan sosial. Namun, dalam mengelola agribisnis, diperlukan strategi yang tepat agar dapat mencapai keberhasilan dan keberlanjutan jangka panjang. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa cara bagaimana cara membuat agribisnis berhasil dan berkelanjutan. Agribisnis dapat menjadi sumber pendapatan yang menguntungkan dan penting bagi perekonomian global. Namun, untuk membuat agribisnis berhasil dan berkelanjutan, diperlukan strategi yang tepat. Berikut adalah beberapa cara untuk membuat agribisnis berhasil: 1. Memahami pasar dan kebutuhan konsumen Penting untuk memahami pasar dan kebutuhan konsumen untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan permintaan. Ini dapat mencakup penelitian pasar, studi kelayakan, dan analisis tren konsumen. 2. Mengembangkan jaringan bisnis yang kuat Jaringan bisnis ...

Usahatani bawang merah

Usahatani Bawang Merah: Studi Kelayakan Agribisnis di Indonesia Bawang merah adalah bahan makanan penting di Indonesia, dan permintaan pasar untuk produk ini selalu tinggi. Oleh karena itu, membuka usaha budidaya bawang merah adalah pilihan yang menarik dan dapat menguntungkan. Dalam artikel ini, kami akan membahas studi kelayakan agribisnis budidaya bawang merah di Indonesia. Latar Belakang Bawang merah merupakan bahan makanan penting di Indonesia, terutama sebagai bahan masakan. Namun, mayoritas bawang merah yang beredar di pasar masih diimpor dari luar negeri, sehingga potensi untuk membuka usaha budidaya bawang merah di Indonesia masih sangat besar. Selain itu, Indonesia memiliki iklim yang cocok untuk pertumbuhan bawang merah, sehingga menjadikan usaha budidaya bawang merah semakin menarik. 1. Analisis Pasar Permintaan pasar untuk bawang merah selalu tinggi di Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa impor bawang merah pada tahun 2019 mencapai 128.383 ton, seme...

Pemasaran dalam agribisnis

Pemasaran dalam agribisnis Agribisnis adalah industri yang penting bagi perekonomian global dan pemasaran merupakan aspek kunci dalam mengelola bisnis agribisnis. Pemasaran agribisnis memainkan peran penting dalam menghubungkan produsen dengan konsumen dan membantu meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Namun, memahami peran pemasaran dalam agribisnis dapat menjadi tantangan karena ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, diantaranya : 1. Faktor lingkungan Agribisnis memiliki lingkungan yang sangat dinamis. Faktor-faktor seperti cuaca, bencana alam, fluktuasi pasar, dan kebijakan pemerintah dapat berdampak besar pada produksi dan penjualan produk pertanian. Oleh karena itu, pemasaran agribisnis harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan dan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian di masa yang akan datang. 2. Rantai pasok (Supply Chain) Agribisnis melibatkan banyak pihak dalam rantai pasokan, mulai dari produsen, distributor, pedagang, hingga konsumen. Setiap ...